Kooonyaaa

Rahasia Diet Orang Jepang Yang Membuat Sehat

Rahasia Diet Orang Jepang Yang Membuat Sehat – Diet tradisional Jepang sangat seimbang. Ini mengandung lebih banyak ikan daripada daging merah, banyak sayuran, makanan acar dan fermentasi, dan nasi dalam porsi kecil. Ikan mentah di piring juga umum. Diet ini melibatkan sedikit makanan olahan dan asupan gula yang lebih rendah secara keseluruhan. Pada dasarnya, makanan Jepang rendah kalori dan sangat bergizi, menjadikan Jepang salah satu negara yang paling sehat dan berumur panjang.

Faktanya, orang Jepang telah lama dihormati dan dipelajari karena harapan hidup mereka yang panjang, yang lebih tinggi daripada hampir di tempat lain di dunia. Jadi Anda mungkin bertanya apa yang harus saya makan agar sehat seperti orang Jepang?

 Keuntungan sehat:

1. Kaya nutrisi dan senyawa bermanfaat

Secara alami kaya akan mineral dan nutrisi. Ini termasuk serat, kalsium, kalium, zat besi, magnesium dan vitamin A, C, dan E.

Banyak hidangan berbahan dasar ikan dan rumput laut menyediakan lemak omega-3 rantai panjang. Ini meningkatkan kesehatan otak, mata, dan jantung.

Sayuran berkontribusi pada kepadatan nutrisi dari diet ini. Sayuran sering dimasak dalam dashi, yang merupakan kaldu berbasis ikan dan sayuran laut kering. Ini mengurangi volumenya dan meningkatkan rasanya, membuatnya lebih mudah untuk makan dalam jumlah besar.

Jumlah yang baik dari rumput laut dan teh hijau, yang merupakan sumber antioksidan yang bagus. Ini melindungi tubuh Anda dari kerusakan sel dan penyakit.

2. Meningkatkan pencernaan Anda

Rumput laut, kedelai, buah-buahan, dan sayuran, secara alami kaya akan serat, nutrisi yang membantu kelancaran pencernaan Anda.

Buah dan sayuran yang diasinkan dan difermentasi adalah sumber probiotik yang bagus.

3. Membantu menjaga berat badan yang sehat

Kaya akan sayuran dan biasanya disajikan dalam ukuran porsi kecil. Memungkinkan pergantian antara hidangan dan selera, yang dapat mengurangi jumlah total makanan yang dimakan setiap kali makan.

Secara alami rendah gula dan lemak tambahan, menghasilkan jumlah kalori yang rendah. Mendorong makan dalam jumlah sedang. Ajaran Konfusianisme yang disebut Hara hachi bun me menginstruksikan orang untuk makan sampai 80 persen kenyang. Pepatah Jepang berbunyi: “delapan bagian perut yang penuh menopang pria; dua lainnya menopang dokter”. Praktik ini mencegah makan berlebihan dan dapat menyebabkan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan.

Sayuran kaya serat, makanan kedelai, kacang-kacangan dan sup dapat membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang. Dengan demikian mempromosikan pengendalian berat badan.

4. Dapat melindungi dari penyakit kronis

Orang Jepang memiliki tingkat obesitas terendah serta harapan hidup yang panjang. Diet mereka dapat melindungi terhadap kondisi seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Secara alami kaya akan kedelai, sayuran, ikan, rumput laut, teh hijau, buah-buahan tetapi rendah gula tambahan, lemak, dan protein hewani. Semuanya merupakan faktor yang diyakini dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Tinggi kedelai dan ikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Asupan teh hijau yang tinggi dapat melindungi terhadap penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan jenis kanker tertentu.

5. Semoga membantu Anda hidup lebih lama

Jepang memiliki salah satu harapan hidup tertinggi di dunia, yang oleh banyak ahli dikaitkan dengan pola makan tradisional Jepang.

Okinawa, di Jepang paling selatan, memiliki jumlah centenarian tertinggi di dunia. Serta risiko penyakit terkait usia terendah (seperti diabetes, kanker, radang sendi, dan Alzheimer).

Sebuah studi selama 15 tahun terhadap lebih dari 75.000 orang Jepang, menemukan bahwa mereka yang mengikuti diet tradisional Jepang (dibandingkan diet Barat) mengalami risiko kematian dini hingga 15% lebih rendah.

Hidangan utama dari diet Jepang

Mengingat Jepang merupakan gugusan pulau (tepatnya 6.582 pulau), penduduknya banyak mengkonsumsi ikan. Dalam makanan tradisional Jepang, nasi, sayuran yang dimasak dan diasamkan, ikan, dan daging adalah pilihan pokok. Ikan mentah dalam sushi dan sashimi serta banyak makanan asinan dan asap yang difermentasi juga dikonsumsi.

Kacang kedelai, biasanya dalam bentuk tahu atau edamame segar, adalah bagian penting lain dari diet Jepang, bersama dengan kacang lainnya seperti aduki. Produk kedelai yang difermentasi seperti miso dan natto adalah makanan pokok orang Jepang. Natto secara tradisional dikonsumsi saat sarapan dan memiliki sifat probiotik.

Orang Jepang juga mengkonsumsi berbagai macam sayuran darat dan laut seperti rumput laut. Ini penuh dengan mineral yang meningkatkan kesehatan, dan dapat membantu mengurangi tekanan darah. Buah sering dikonsumsi saat sarapan atau sebagai makanan penutup, terutama apel Fuji, jeruk keprok, dan kesemek.

Share